Kamis, 27 Desember 2012

Nikmatilah Hidup Ini

Posted by Unknown On 2:23:00 PM No comments
Seberapa luas dunia yang anda ciptakan? Banyak Orang hanya memiliki dunia seluas meja tulisnya. Atau sepetak ruang kerjanya. Atau mungkin sebesar gedung kantornya saja. Pandanglah keluar. Tebarkan pandangan anda. Carilah ujung cakrawala. Nikmatilah cahaya matahari sore menemani perjalanan pulang ada kerumah. Dunia yang tersedia bukan hanya antara rumah dan ruang kerja anda. Anda dianugerahi lautan, pegunungan, hutan, mata air dan berbagai keindahan alam lainnya. Sadarilah bahwa semua ini sia-siakan waktu anda untuk tidak melebur dengan keindahan yang tiada tara. Jangan ragu untuk meninggalkan pekerjaan anda. Esok masih ada. Kecuali anda mau menyesal karena disaat pandangan anda telah lamur, anda baru tersadar akan keelokan alam ini.

Pekerjaan anda bisa menunggu. Namun umur anda takkan kembali. Waktu adalah anak panah yang melesat kencang. Anda tak mungkin mampu menghentikan atau melambatkannya. Selama waktu masih tersisa, tak perlu ragu untuk menikmati kehadiran anda di bumi ini. Ketika anda menyadari betapa berharganya anda yang mungil ini di alam semesta yang Maha Luas ini. Kehadiran anda bagian dari alam ini. Hiduplah dengan penuh Keseimbangan. 


Dikutip dari Buku MOTIVASI NET karangan Ir. Andi Muzaki,SH,MT.
"Semoga Bermanfaat". 

Rabu, 19 Desember 2012

Berlayar Menuju Pantai Harapan

Posted by Unknown On 2:51:00 AM No comments
Anda adalah perahu kokoh yang sanggup menahan beban, terbuat dari kayu terbaik, dengan layar gagah menentang angin. Kesejatian anda adalah berlayar mengarungi samudra, menembus badai dan menemukan Pantai Harapan. Sehebat apapun perahu diciptakan, tak ada gunanya bila hanya tertambat di dermaga. Dermaga adalah masa lalu anda. Tali penambat itu adalah ketakutan dan penyesalan anda. Jangan buang percuma seluru daya kekuatan yang di anugerahkan kepada anda. Jangan membiarkan masa lalu menambat anda disitu. Lepaskan diri anda dari ketakutan dan penyesalan. Berlayarlaah... Bekerjalaah.

Yang Memisahkan perahu dengan pantai harapan yaitu topan badai, gelombang dan batu karang. Sedangkan yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah Masalah yang menantang. Di situlah tanda kesejatian anda teruji. Pada Hakikatnya Sebuah Perahu ketika Berlayar, Pasti perahu itu akan berlayar menembus segala halang rintang. Dan pada Hakikatnya diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.


"Di kutip dari Buku MOTIVASI NET, Karangan Ir.Andi Muzaki,SH,MT."

Memberi Tanpa Pertimbangan

Posted by Unknown On 2:26:00 AM No comments
Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi.
Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang anda sedang berada di bis kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau, anda sedang berada dalam mobil ber-ac yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain sebagainya. Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping pada mereka.

Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian anda. Bukanlah, tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini anda hanya sedang "Berlatih" memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam siri melalui telapak tangan anda. Sesuatu itu bernama Kasih Sayang.

Memberi Tanpa Pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya, bukan receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak di tangan, melainkan di hati.


"Di kutip dari Buku MOTIVASI NET, Karangan Ir.Andi Muzaki,SH,MT."

Jumat, 07 Desember 2012

Ketekunan Adalah Kekuatan Anda

Posted by Unknown On 9:14:00 AM No comments
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan suatu turunan begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada disini sekarang. setiap langkah menaikkan nilai diri anda. Apa pun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.

Pepatah mengatakan bahwa " Ribuan kilometer langkah di mulai dengan satu langkah."
 
Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama menuju keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah "HATI ANDA.". Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda, kemudian pikiran anda dan usaha-usaha anda. Ketekunan haduir bila apa yang anda lakukan benar-benar berasal dari hati anda.




"Di kutip dari Buku MOTIVASI NET, Karangan Ir.Andi Muzaki,SH,MT."

Bersyukurlah Pada Apa Saja

Posted by Unknown On 9:00:00 AM No comments
Anda wajib mensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukan masalah keberuntungan. Bersyukur menuntun anda senantiasa menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan bahwa anda tidak bisa realistis. Namun, sebenarnya sikap anda jauh lebih realistis, aitu membebaskan diri anda kecemasan atas kesalahan.

Bersyukur mendorong anda untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap bersyukur. Semakin banyak anda bersyukur semakin banyak anda menerima. Semakin banyak mengingkari, semakin berat beban yang anda jejalkan pada diri anda. Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedikit sekali yang pernah berhasil dengan menggerutu dan berkeluh kesah. Anda berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak di pandangan dunia.


"Di kutip dari Buku MOTIVASI NET, Karangan Ir.Andi Muzaki,SH,MT."

Selasa, 04 Desember 2012

Tindakan Kita Sebatas Memandang Dunia

Posted by Unknown On 12:46:00 PM No comments
Bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan anda pun jadi kerdil.

Namun, bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga.

Tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat ssedunia. sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita. Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendiri. melampui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan, pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.


"Di kutip dari Buku MOTIVASI NET, Karangan Ir.Andi Muzaki,SH,MT."

Minggu, 02 Desember 2012

Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Jadi Bukit

Posted by Unknown On 3:54:00 PM No comments
Pepatah ini sederhana saja, "sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit."
kita bisa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.


pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu:
bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.


bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyuman, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.



"Di kutip dari Buku MOTIVASI NET, Karangan Ir.Andi Muzaki,SH,MT."
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube